Nama
: Cahya Saintika Ilahi
Kelas
/Absen : X MIPA 2 / 07
Judul
Praktikum: Hubungan antara Gaya dan
Pertambahan Panjang pada Pegas
Mata
Pelajaran : Fisika
LAPORAN
PRAKTIKUM “ELASTISITAS”
Tujuan
Menyelidiki hubungan
antara gaya dengan pertambahan panjang pada pegas.
Alat
dan Bahan
1.
1 buah per pulpen @ 30 mm,
2.
1 buah ikat rambut @ 55mm,
3.
1 buah karet gelang @ 60 mm,
4.
1 buah karet baju @ 200 mm,
5.
4 bungkus garam @250gr (beban),
6.
Mistar panjang 30 cm (alat),
7.
Gantungan baju.(alat),
8.
Peniti (alat),
9.
Penjepit kertas (alat).
Langkah
Kerja
1.
Siapkan semua alat dan bahan.
2.
Jepit 1 bungkus garam menggunakan
penjepit kertas.
3.
Kait penjepit kertas dengan per pulpen
menggunakan peniti.
4.
Gantung benda yang sudah dirangkai
pada gantungan baju, kaitkan menggunakan peniti.
5.
Ukur dan catat pertambahan panjang
per pulpen.
6.
Jika sudah, lepas benda dan tambah
beban (1 bungkus garam).
7.
Ulang langkah no.5 dan 6 (sampai 2
kali).
8.
Lakukan langkah no.2 s/d no.7 (per
pulpen diganti dengan ikat rambut).
9.
Lakukan langkah no.2 s/d no.7 (ikat
rambut diganti dengan karet gelang).
10. Lakukan
langkah no.2 s/d no.7 (ikat rambut diganti dengan karet baju).
Data percobaan hukum
Hooke
Panjang
awal per pulpen = 30 mm
Panjang
awal ikat rambut= 55 mm
Panjang
awal karet gelang=60mm
Panjang
awal karet baju = 200mm
Beban
(kg)
|
Gaya
(N)
|
Pertambahan
panjang per pulpen ∆x
(mm)
|
Pertambahan
Panjang ikat rambut ∆x
(mm)
|
Pertambahan
Panjang karet baju ∆x
(mm)
|
Pertambahan
Panjang karet gelang ∆x
(mm)
|
250gr = 0.25 kg
|
2,45
|
45-30=15mm
|
90-55=35mm
|
260-200=60mm
|
140-60=80mm
|
500gr = 0.5 kg
|
4.9
|
60-30=30mm
|
130-55=75mm
|
390-200=190mm
|
210-60=150mm
|
750gr = 0.75kg
|
7.35
|
100-30=70mm
|
170-55=115mm
|
480-200=280mm
|
260-60=200mm
|
1000gr = 1 kg
|
9.8
|
160-30=130mm
|
190-55=135mm
|
550-200=350mm
|
310-60=250mm
|
Analisis Data
Besarnya massa beban pada masing-masing benda ternyata
sangat berpengaruh dalam pertambaan panjang
pegas. Jika semakin besar massa beban, maka pegas
akan semakin memanjang. Begitu juga sebaliknya jika semakin kecil besarnya
massa benda maka tarikan pegas tidak terlalu panjang. Jika massa beban diganti
menjadi yang lebih besar maka pertambahan panjang pada pegas akan semakin besar
adan akan berpengaruh pada hasil penghitungan konstanta pegas, yaitu konstanta
pegas akan semakin besar. Makin panjang suatu benda, makin besar besar
pertambahan panjangnya, sebaliknya semakin tebal benda, semakin kecil
pertambahan panjangnya. Dari pengamatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa
pertambahan panjang pegas, berbanding lurus dengan besar gaya tarik pada pegas,
dan panjang pegas mula-mula, serta berbanding terbalik dengan luas penampang
pegas dan kelenturan pegas.
Kesimpulan
:
1.
Setiap
bahan memiliki konstanta pegas yang berbeda.
2.
Apabila
sebuah pegas diberi gaya dan dilepaskan maka pegas tersebut akan kembali ke
bentuk awalnya.
3.
Besarnya
konstanta pegas dan ∆x mempengaruhi besarnya energi potensial pegas.
4.
Semakin
besar nilai konstanta, maka nilai energi potensial yang didapat juga semakin
besar. Sebaliknya semakin kecil nilai konstanta, maka semakin besar nilai energi
potensial.
5.
Sifat
elastis adalah sifat bahan yang selalu berusaha menghambat perubahan bentuknya
dan cenderung mengenbalikanyya ke bentuk semula. Benda yang memiliki sifat ini
dinamakan dengan benda elastis.
6.
Perubahan
panjang suatu pegas berbanding lurus (linier) dengan gaya tarik atau gaya tekan
yang diberikan pada pegas tersebut.
7.
Semakin
berat beban yang digunakan semakin besar pula konstanta pegasnya.
8.
Konstanta
pegas berbanding lurus dengan massa dan gravitasi bumi serta berbanding terbalik
dengan ∆x.
9.
Jika
sebuah pegas ditarik oleh gaya yang besarnya tidak melebihi batas elastisitas
pegas, pegas tersebut bertambah panjang sebanding dengan besarnya gaya yang
maka mempengaruhi pegas tersebut.
10. Jika gaya tarik tidak melampaui
batas elastis pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus
(sebanding) dengan gaya tariknya.
Komentar
Posting Komentar