A.
Pengertian dan pemeliharaan Alqur’an
Secara
harfiah berarti “bacaan sempurna” seperti tercantum dalam surat Al Qiyamah (75)
ayat 17-18.
Secara
istilah, definisi Al Qur’an sebagai Hujjah (argumentasi) tentang kerasulan
Muhammad yang berfungsi sebagai mukjizat, yaitu melemahkan argumentasi para
penentang kerasulan Muhammad dan kebenaran Islam. Hal ini sebagaimana firman
Allah swt. Dalam QS. Al-isra’: 88 berikut.
Arti: Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain".
Ada dua macam Surah di dalam Al- Quran yaitu
Surat Makkiyah dan Surah Madaniyah
Secara garis besar, isi kandungan Al-Qur’an
mencakup hal-hal berikut
1.
Akidah
2.
Syariat
3.
Akhlak
dan semua ruang lingkupnya
4.
Kisah-kisah
umat manusia di masa lalu
5.
Berita2
tentang kehidupan akhirat (janji dan ancaman)
6. Benih
atau prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan sunnatullah yang berlaku untuk alam
semesta, termasuk manusia
7.
Ada dua
cara yang diterapkan dalam memelihara Al-Qur’an, yaitu melalui “hafalan” dan
“tulisan”.
8.
Para
penulis wahyu adalah para sahabat terpercaya seperti empat khalifah, zaid bin
tsabit, Abdullah bin mas’ud, Ubay bin Ka’ab, dan lain-lain yang 43 orang. Disamping
melalui catatan, Al-Qur’an juga dipelihara melalui hafalan. Pada umumnya, para
sahabat menghafalnya.
Komentar
Posting Komentar